KETRAMPILAN MENGAJAR KELOMPOK KECIL DAN PERSEORANGAN

Desember 23, 2011

KETRAMPILAN MENGAJAR KELOMPOK KECIL DAN PERSEORANGAN

Dosen Pengampu

M.NASIR TAMALENE,SPD,M,PD

 

 

 

                                                                             OLEH

 

                    Nama                 :       Hasni Amirudin

                                              Alamat                :   Ngidi

                                              Pekerjaan           : Guru

                                              Alamat Tugas     :  SD Inpres awis Kc.Gane Barat  S                                                                                                                                   

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SI PGSD

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS KHAIRUN

2011

Kata Pengantar

 

           Dengan menyebut nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang yang telah memberikan kita rahmat dan hidayanya sehingga pada kesempatan ini kita masi bisa dapat melakukan sebuah pekerjaan yang telah di embankan kepada kita

             Puji syukur salalawat dan salam kita uturkan kepada junjungan besar Muhammad SAW , yang telah memperjuangkan agama islam di persada bumi yang penuh  dengan kegelapan sampai dengan terang berderang,dan Alhamdulillah sampai dengan saat ini kita masih bisa hirup udara islam  itu.

 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………..                                                       

BAB I PENDAHULUAN………………………………..                                                               

  1.  Latar belakang……………………………………..                                                                  

BAB II PEMBAHASAN…………………………………                                                                          

A.Ketrampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan

BAB III PENUTUP ………………………………………..                                                               

  1. Kesimpulan……………………………………………
  2. Saran……………………………………………………
  3. Daftar Pustaka                                                                                                            

        

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar belakang

dengan kemampuan, minat, cara, dan kecepatannya, adanya bantuan dari guru, adanya keterlibatan siswa dalam merancang kegiatan belajarnya, serta adanya kesempatan bagi guru untuk memainkan berbagai peran dalam kegiatan pembelajaran.Setiap guru dapat menciptakan format pengorganisasian siswa untuk kegiatan pembelajaran kelompok kecil dan perorangan sesuai dengan tujuan, topik (materi), kebutuhan siswa, serta waktu dan fasilitas yang tersedia. Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan perlu dikuasai guru karena penerapannya dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa yang berbeda-beda. Selain itu, pembelajaran kelompok kecil dan perorangan memberi kemungkinan terjadinya hubungan interpersonal yang sehat antara guru dengan siswa, terjadinya proses saling belajar antara siswa yang satu dengan lainnya, memudahkan guru dalam memantau pemerolehan belajar siswa, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, dapat menumbuhkembangkan semangat saling membantu, serta memungkinkan guru dapat mencurahkan perhatiannya pada cara belajar siswa tertentu sehingga dapat menemukan cara pendekatan belajar yang sesuai bagi siswa tersebut.

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Pengertian

Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perseorangan

Mengajar kelompok kecil dan perseorangan merupakan bentuk mengajar klasikal biasa yang memungkinkan guru dalam waktu yang sama menghadapi beberapa kelompok kecil yang belajar secara kelompok dan beberapa orang siswa yang bekerja atau belajar secara perorangan. Format mengajar ini ditandai oleh adanya hubungan interpersonal yang lebih akrab dan sehat antara guru dengan siswa, adanya kesempatan bagi siswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan, minat, cara, dan kecepatannya, adanya bantuan dari guru, adanya keterlibatan siswa dalam merancang kegiatan belajarnya, serta adanya kesempatan bagi guru untuk memainkan berbagai peran dalam kegiatan pembelajaran.Setiap guru dapat menciptakan format pengorganisasian siswa untuk kegiatan pembelajaran kelompok kecil dan perorangan sesuai dengan tujuan, topik (materi), kebutuhan siswa, serta waktu dan fasilitas yang tersedia. Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan perlu dikuasai guru karena penerapannya dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa yang berbeda-beda. Selain itu, pembelajaran kelompok kecil dan perorangan memberi kemungkinan terjadinya hubungan interpersonal yang sehat antara guru dengan siswa, terjadinya proses saling belajar antara siswa yang satu dengan lainnya, memudahkan guru dalam memantau pemerolehan belajar siswa, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, dapat menumbuhkembangkan semangat saling membantu, serta memungkinkan guru dapat mencurahkan perhatiannya pada cara belajar siswa tertentu sehingga dapat menemukan cara pendekatan belajar yang sesuai bagi siswa tersebut.

Komponen Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan

Komponen keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan terdiri dari:

1. keterampilan mengadakan pendekatan pribadi, yang ditampilkan dengan cara:

1. menunjukkan kehangatan dan kepekaan terhadap kebutuhan dan perilaku siswa,

2. mendengarkan dengan penuh rasa simpati gagasan yang dikemukakan siswa,

3. merespon secara positif pendapat siswa,

4. membangun hubungan berdasarkan rasa saling mempercayai,

5. menunjukkan kesiapan untuk membantu,

6. menunjukkan kesediaan untuk menerima perasaan siswa dengan penuh pengertian, serta

7. berusaha mengendalikan situasi agar siswa merasa aman, terbantu, dan mampu menemukan pemecahan masalah yang dihadapinya.

2. keterampilan mengorganisasikan kegiatan pembelajaran, yang ditampilkan dengan cara:

1. memberikan orientasi umum tentang tujuan, tugas, dan cara mengerjakannya,

2. memvariasikan kegiatan untuk mencegah timbulnya kebosanan siswa dalam belajar,

3. membentuk kelompok yang tepat,

4. mengkoordinasikan kegiatan,

5. membagi perhatian pada berbagai tugas dan kebutuhan siswa, serta

6. mengakhiri kegiatan dengan kulminasi.

3. keterampilan membimbing dan memberi kemudahan belajar, yang ditampilkan dengan cara:

1. memberi penguatan secara tepat,

2. melaksanakan supervisi proses awal,

3. melaksanakan supervisi proses lanjut, serta

4. melaksanakan supervisi pemaduan.

4. keterampilan merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran, yang ditampilkan dengan cara:

1. membantu siswa menetapkan tujuan belajar,

2. merancang kegiatan belajar,

3. bertindak sebagai penasihat siswa, serta

4. membantu siswa menilai kemajuan belajarnya sendiri

Diskusi Kelompok Kecil

Diskusi kelompok kecil merupakan salah satu format pembelajaran yang mempunyai ciri-ciri : (1) melibatkan 3 – 9 orang siswa setiap kelompoknya, (2) mempunyai tujuan yang mengikat, (3) berlangsung dalam interaksi tatap muka yang informal, dan (4) berlangsung menurut proses yang sistematis.

Diskusi kelompok kecil bermanfaat bagi siswa untuk (1) mengembangkan kemampuan berpikir dan berkomunikasi (2) meningkatkan disiplin, (3) meningkatkan motivasi belajar, (4) mengembangkan sikap saling membantu, dan (5) meningkatkan pemahaman.

Komponen dan Prinsip-prinsip Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil

Komponen keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil mencakup (1) memusatkan perhatian siswa, (2) memperjelas pendapat siswa, (3) menganalisis pandangan siswa, (4) meningkatkan kontribusi siswa, (5) mendistribusikan pandangan siswa, dan (6) menutup diskusi. Dalam penerapannya, guru harus memperhatikan hal-hal berikut: (1) harus ada kesamaan latar belakang pengetahuan di antara para anggota kelompok, (2) semua anggota diskusi kelompok harus mampu mengemukakan pendapatnya secara lisan, (3) topik yang dibahas harus bersifat terbuka untuk menampung banyak pendapat, (4) diskusi harus berlangsung dalam suasana keterbukaan, (5) pelaksanaan diskusi harus mengingat keunggulan dan kelemahan-kelemahannya, (6) diskusi memerlukan perencanaan dan persiapan yang matang, dan (7) guru harus mampu mencegah timbulnya hal-hal yang dapat menghambat jalannya diskusi

Sumber Buku Kemampuan Dasar Mengajar Karya Edi Soegito dan Yuliani Nurani

Hakikat Pengelolaan dan Penataan Kelas

Ketrampilan Membuka dan Menutup Pelajaran

Ketrampilan Menjelaskan dan Bertanya;

Penguatan, Variasi dan Ketrampilan Menjelaskan dalam Mengajar

Hakikat dan Teknik Bertanya dalam Mengajar.

Membuka dan Menutup Pelajaran Bukan Sekedar Mengabsen Siswa.

Hakikat Pengelolaan dan Penataan Kelas Interaksi Edukatif, Masalah Disiplin, Hukuman dan Motivasi »

 

BAB III

PENUTUP

 

  A.    Kesimpulan

Dalam pembelajaran kelompok kecil dan perorangan memberi kemungkinan terjadinya hubungan interpersonal yang sehat antara guru dengan siswa, terjadinya proses saling belajar antara siswa yang satu dengan lainnya, memudahkan guru dalam memantau pemerolehan belajar siswa, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, dapat menumbuhkembangkan semangat saling membantu, serta memungkinkan guru dapat mencurahkan perhatiannya pada cara belajar siswa tertentu sehingga dapat menemukan cara pendekatan belajar yang sesuai bagi siswa tersebut

  B.  Saran

Dari segala kekurangan dan kelemahan pada diri manusia yang di implementasikan dalam bentuk keihlafan kira perlunya di maklumi karena sesungguhnya manusia adalah sama demikian saya menginginkan saran baik dari bapak selaku pengampu mata kuliah yang bersifat membangun bagi saya.


RENCANA PEMBELANJARAN TEMATIK

Desember 23, 2011

RENCANA PEMBELANJARAN TEMATIK.

( RPP )    TEMATIK

NAMA  SEKOLAH      :  SD INPRES AWIS

TEMA                            :  HIDUP HEMAT

KELAS/SEMESTER   :  II / I

ALOKASI    WAKTU   :   3X PERTEMUAN

 

I . STANDAR KOMPETENSI :

v  Matematika : Geometrid an pengukuran

–          Menggunakan pengukuran waktu , panjang dan berat dalam pemecahan masalah

v  IPA :

–          Mengenal berbagai bentuk benda dan kegunaannya serta perubahan wujud yang daapat di dalamnya.

 

II.  KOMPETENSI DASAR

v  MATE MATIKA :

–          Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan nilai tempat

v  IPA :

–            berbagai benda sesuai wujudnya  ( benda padat dan benda cair )

 

III.  INDIKATOR PENCAPAIN KOMPETENSI

v  MATEMATIKA

–          Membilang Secara urut

v  IPA :

–          Menyebutkan cara hemat di lingkungan keluarga.

 

IV. TUJUAN PEMBELANJARAN

v  MATEMATIKA :

–          Siswa dapat membilang secara urut

v  IPA

–          Siswa dapat menyebutkan cara berhemat di lingkungan keluarga

MATERI AJAR ( MATERI POKOK ) :

v  MATEMATIKA :

–          Nilai tepat

v  IPA

–          Benda sesuai wujudnya ( benda padat dan benda cair )

VI.  METODE PEMBELANJARAN

–          Ceramah

–          Diskusi

–          Tanya jawab

–          Pemberian tugas

VII.  LANGKAH PEMBELANJARAN

  1. Kegiatan Awal / pendahuluan

–          Mengajak semua siswa berdoa dengan agama dan keyakinan masing-masing

–          Mengajak siswa menyanyikan lagu wajib

–          Menginformasikan tema yang akan di pelajari bersama ( Hidup Hemat

 

  1. Kegiatan Inti

–          Siswa di minta mengamati gambar di hal 1. Dan bertanya jawab tentang uang saku setiap hari, dan apa yang di lakukan jika setiap ada kelebihan uang jajannya.

–          Bertanya jawab apakah siswa memiliki tabungan ( di rumah,di sekolah/di bank )

–          Guru menjelaskan tentang pengertian hidup hemat,dan kebiasaan menabung baik di rumah,sekolah maupun di bank.

–          Bertanya jawab ( siapa yang sudah memiliki tabungan )dan meminta siswa untuk bercerita kepada temannya.

–          Bertanya jawab tentang pemakaian listrtirik di rumah ( mematikan lampu apa bila tidak di gunakan,memakai air secukupnya dll ).

–          Guru menjelaskan tentang macam-macam sumber energi

–           (  matahari,air,batubara,minyak bumi,gas bumi,bahan makanan ).

  1. Kegiatan Akhir / penutup

–          Bersama-sama siswa menyimpulkan hasil belajar Sesuai dengan Klarifikasi .

–          Bertanya jawab untuk mengetahui penguasaan materi yang tidak di pelajari sesame pembelanjaran ( evaluasi )

–          Mengajak semua siswa berdoa untuk mengakhiri pelajaran

VIII.    ALAT DAN SUMBER BELAJAR.

v  Sumber belajar

–          Buku teks ( matematika IPA )

–          Kurikulum mata pelajaran ( matematika IPA ).

v  Alat Peraga

–          Gambar-gambar tentang benda-benda yang harus dihemat

( uang,listrik,baju,alat tulis,maianan,dsb )

–          Lingkungan keluarga dan Sekolah.

IX.    PENILAIAN

v  Penilaian lisan ( dalam proses )

v  Penilaian tingkah laku ( pengamatan ).

v  Penilaian produk

v   Penilaian portofolio

v  Penilaian tertulis obyektif

v  Penilaian tertulis subyektif

v  Penilaian unjuk kerja ( dalam proses )

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

X.Krikteria Penilaian

1. Produk ( hasil diskusi )

 

 

 

 

 

 

2.Performansi

 

 

 

 

 

 

CATATAN :

Nilai = ( Jumlah skor : jumlah skor maksimal ) x 10.

Mengetahui

Kepala sekolah                                                                          ……,……,2011

 

(………………)                                                                          (………………)                                                                                                                           

NIP :                                                                                           NIP :

 


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELANJARAN

Desember 23, 2011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELANJARAN

( RPP ) BERKARAKTER

MATA PELAJARAN        : MATEMATIKA

KELAS / SEMESTER       : II / I

ALOKASI WAKTU           : 2 minggu

  1. STANDAR KOMPETENSI

–          Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 500

  1. KOMPETENSI DASAR

–          Membandingkan bilangan 1 sampai 500

–          Mengurutkan bilangan sampai 500

  1. TUJUAN PEMBELANJARAN

Siswa dapat :

–          Menentukan bilangan 1 sampai 500

–          Menentukan bilangan lebih besar

–          Menentukan bilangan lebih kecil

KARAKTERISTIK Siswa yang di harapkan

–          Disiplin

–          Tekun

–          Tanggung jawab

–          Ketelitian

–          Kerja sama

–          Toleransi

–          Percaya diri

–          Keberanian

  1. MATERI AJAR ( materi pokok )

–          Bilangan 1 – 500

–          Mengurutkan bilangan

  1. METODE  PEMBELANJARAN

–          Ceramah

–          Diskusi

–          Tanya jawab

–          Demonstrasi

–          Pemberian tugas

  1. LANGKAH-LANGKAH PEMBELANJARAN
    1. Kegiatan awal

APRESEPSI / Motivasi

  • Mengisi daftar kelas,berdoa mempersiapkan materi ajar,model alat peraga
  • Memperingatkan cara duduk yang baik ketika menulis,membaca.
  • Mengumpulkan tugas / PR.
  1. Kegiatan inti

Pertemuan Pertama : 3×35 menit ( Matematika )

  • Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi,guru:

–    Mengamati bilangan yang tulis di papan tulis bilangan 1 sampai 500

–   Siswa membaca dengan tepat.

  • Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

–          Melalui pemberian tugas siswa dapat menentukan antara bilangan lebih besr dan lebih kecil.

  • Konfirmasi:

Dalam kegiatan konfirmasi,guru:

–  Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum di ketahui siswa.

– Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan,pemahaman,memberikan penguatan dan penyimpulan.

Pertemuan ke dua 3×35 menit

  • Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi,guru:

–   Dengan penjelasan guru dapat menyebutkan pengertian bilangan genap.

  • Elaborasi

Dalam kegiatan ekspolorasi ,guru:

Dalam kegatan elaborasi,guru:

–  Siswa dapat mengelompokan bilangan yang termasuk bilangan genap.

  • Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi ,guru:

– Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum di ketahui siswa.

– Guru bertanya siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan,pemahaman,memberikan penguatan dan penyimpilan.

  1. Kegiatan akhir

Dalam kegiatan akhir,guru:

– Membuat kesimpulan dari tiap materi yang disampaikan.

–  Mengerjakan post tes.

– Pemberian PR / tugas

VII. AlAT DAN SUMBER BELAJAR.

  • Buku Sumber

–  Buku pelajaran matematika SD kelas 2, penerbit Buku relevan.

  • Alat peraga:

–  Kartu bilangan

VIII. PENILAIN

–  Tes lisan

–   Tes tertulis

Penilaian dilaksanakan selama proses dan sesudah pembelajaran

Idikator pencapaian

Kompetensi

Penilaian

Teknik Bentuk instrumen

Contoh

instrumen

1.    Matematika :

  • Menentukan bilngan 1 sampai dengan 500.
  • Menentukan bilagan lebih besar.
  • Menentukan bilangan lebih kecil.
  • Membandingkan dua buah bilangan dengan mengunakan symbol <,>=.
  • Membandingkan kumpulan benda dengan menggunakan istilah dari,kurang dari.
  • Menyusun bilngan dari yang terkecil ke terbesar.
  • Menulis bilangan dengan benar secara urut dari 1 – 500.
  • Menyebutkan pengertian bilangan genap.
  • Menyebut pengertian bilangan ganjil.
  • Menjelaskan perbedaan bilangan genap dan ganjil.
  • Mengurutkan bilangan ganjil dari 1 – 21.
  • Mengurutkan bilangan genap dari 2 – 20.
                  Sampai 50

  • Tentukan bilngan lebih besar.
  • Tentukan bilangan lebih kecil.
  • Bandingkan dua buah bilangan dengan mengunakan symbol <,>=.
  • Bandingkan kumpulan benda dengan mengunakan istilah lebih dari,kurang dari.
  • Susunkanlah bilangan dari yang terkecil ke terbesar.
  • Susunkanlah bilangan dari yang terbesar ke terkecil.
  • Tuliskanlah bilangan dengan benar secara benar secara urut dari 1 – 500.
  • Sebutkan pengertian bilangan genap.
  • Sebutkan pengertian bilangan ganjil.
  • Menjelaskan perbedaan bilangan genap dan ganjil
  • Kurutkanlah bilanga ganjil dari  1 – 21.
  • Kurutkanlah bilangan genap dari 2 – 20.

 

CATATAN

Nilai = ( jumlah skor : jumlah skor maksimal ) X 10

Mengetahui                                                                Ternate,22-12-2011

Kepala Sekolah SD/MI                                                            Guru Kelas

(……………………..)                                                          ( …………………….)

NIP :………………..                                                          NIP :………………..