KETRAMPILAN MENGAJAR KELOMPOK KECIL DAN PERSEORANGAN

KETRAMPILAN MENGAJAR KELOMPOK KECIL DAN PERSEORANGAN

Dosen Pengampu

M.NASIR TAMALENE,SPD,M,PD

 

 

 

                                                                             OLEH

 

                    Nama                 :       Hasni Amirudin

                                              Alamat                :   Ngidi

                                              Pekerjaan           : Guru

                                              Alamat Tugas     :  SD Inpres awis Kc.Gane Barat  S                                                                                                                                   

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SI PGSD

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS KHAIRUN

2011

Kata Pengantar

 

           Dengan menyebut nama allah yang maha pengasih lagi maha penyayang yang telah memberikan kita rahmat dan hidayanya sehingga pada kesempatan ini kita masi bisa dapat melakukan sebuah pekerjaan yang telah di embankan kepada kita

             Puji syukur salalawat dan salam kita uturkan kepada junjungan besar Muhammad SAW , yang telah memperjuangkan agama islam di persada bumi yang penuh  dengan kegelapan sampai dengan terang berderang,dan Alhamdulillah sampai dengan saat ini kita masih bisa hirup udara islam  itu.

 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR…………………………………..                                                       

BAB I PENDAHULUAN………………………………..                                                               

  1.  Latar belakang……………………………………..                                                                  

BAB II PEMBAHASAN…………………………………                                                                          

A.Ketrampilan mengajar kelompok kecil dan perseorangan

BAB III PENUTUP ………………………………………..                                                               

  1. Kesimpulan……………………………………………
  2. Saran……………………………………………………
  3. Daftar Pustaka                                                                                                            

        

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar belakang

dengan kemampuan, minat, cara, dan kecepatannya, adanya bantuan dari guru, adanya keterlibatan siswa dalam merancang kegiatan belajarnya, serta adanya kesempatan bagi guru untuk memainkan berbagai peran dalam kegiatan pembelajaran.Setiap guru dapat menciptakan format pengorganisasian siswa untuk kegiatan pembelajaran kelompok kecil dan perorangan sesuai dengan tujuan, topik (materi), kebutuhan siswa, serta waktu dan fasilitas yang tersedia. Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan perlu dikuasai guru karena penerapannya dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa yang berbeda-beda. Selain itu, pembelajaran kelompok kecil dan perorangan memberi kemungkinan terjadinya hubungan interpersonal yang sehat antara guru dengan siswa, terjadinya proses saling belajar antara siswa yang satu dengan lainnya, memudahkan guru dalam memantau pemerolehan belajar siswa, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, dapat menumbuhkembangkan semangat saling membantu, serta memungkinkan guru dapat mencurahkan perhatiannya pada cara belajar siswa tertentu sehingga dapat menemukan cara pendekatan belajar yang sesuai bagi siswa tersebut.

BAB II

PEMBAHASAN

  1. Pengertian

Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perseorangan

Mengajar kelompok kecil dan perseorangan merupakan bentuk mengajar klasikal biasa yang memungkinkan guru dalam waktu yang sama menghadapi beberapa kelompok kecil yang belajar secara kelompok dan beberapa orang siswa yang bekerja atau belajar secara perorangan. Format mengajar ini ditandai oleh adanya hubungan interpersonal yang lebih akrab dan sehat antara guru dengan siswa, adanya kesempatan bagi siswa untuk belajar sesuai dengan kemampuan, minat, cara, dan kecepatannya, adanya bantuan dari guru, adanya keterlibatan siswa dalam merancang kegiatan belajarnya, serta adanya kesempatan bagi guru untuk memainkan berbagai peran dalam kegiatan pembelajaran.Setiap guru dapat menciptakan format pengorganisasian siswa untuk kegiatan pembelajaran kelompok kecil dan perorangan sesuai dengan tujuan, topik (materi), kebutuhan siswa, serta waktu dan fasilitas yang tersedia. Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan perlu dikuasai guru karena penerapannya dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa yang berbeda-beda. Selain itu, pembelajaran kelompok kecil dan perorangan memberi kemungkinan terjadinya hubungan interpersonal yang sehat antara guru dengan siswa, terjadinya proses saling belajar antara siswa yang satu dengan lainnya, memudahkan guru dalam memantau pemerolehan belajar siswa, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, dapat menumbuhkembangkan semangat saling membantu, serta memungkinkan guru dapat mencurahkan perhatiannya pada cara belajar siswa tertentu sehingga dapat menemukan cara pendekatan belajar yang sesuai bagi siswa tersebut.

Komponen Keterampilan Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan

Komponen keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan terdiri dari:

1. keterampilan mengadakan pendekatan pribadi, yang ditampilkan dengan cara:

1. menunjukkan kehangatan dan kepekaan terhadap kebutuhan dan perilaku siswa,

2. mendengarkan dengan penuh rasa simpati gagasan yang dikemukakan siswa,

3. merespon secara positif pendapat siswa,

4. membangun hubungan berdasarkan rasa saling mempercayai,

5. menunjukkan kesiapan untuk membantu,

6. menunjukkan kesediaan untuk menerima perasaan siswa dengan penuh pengertian, serta

7. berusaha mengendalikan situasi agar siswa merasa aman, terbantu, dan mampu menemukan pemecahan masalah yang dihadapinya.

2. keterampilan mengorganisasikan kegiatan pembelajaran, yang ditampilkan dengan cara:

1. memberikan orientasi umum tentang tujuan, tugas, dan cara mengerjakannya,

2. memvariasikan kegiatan untuk mencegah timbulnya kebosanan siswa dalam belajar,

3. membentuk kelompok yang tepat,

4. mengkoordinasikan kegiatan,

5. membagi perhatian pada berbagai tugas dan kebutuhan siswa, serta

6. mengakhiri kegiatan dengan kulminasi.

3. keterampilan membimbing dan memberi kemudahan belajar, yang ditampilkan dengan cara:

1. memberi penguatan secara tepat,

2. melaksanakan supervisi proses awal,

3. melaksanakan supervisi proses lanjut, serta

4. melaksanakan supervisi pemaduan.

4. keterampilan merancang dan melaksanakan kegiatan pembelajaran, yang ditampilkan dengan cara:

1. membantu siswa menetapkan tujuan belajar,

2. merancang kegiatan belajar,

3. bertindak sebagai penasihat siswa, serta

4. membantu siswa menilai kemajuan belajarnya sendiri

Diskusi Kelompok Kecil

Diskusi kelompok kecil merupakan salah satu format pembelajaran yang mempunyai ciri-ciri : (1) melibatkan 3 – 9 orang siswa setiap kelompoknya, (2) mempunyai tujuan yang mengikat, (3) berlangsung dalam interaksi tatap muka yang informal, dan (4) berlangsung menurut proses yang sistematis.

Diskusi kelompok kecil bermanfaat bagi siswa untuk (1) mengembangkan kemampuan berpikir dan berkomunikasi (2) meningkatkan disiplin, (3) meningkatkan motivasi belajar, (4) mengembangkan sikap saling membantu, dan (5) meningkatkan pemahaman.

Komponen dan Prinsip-prinsip Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil

Komponen keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil mencakup (1) memusatkan perhatian siswa, (2) memperjelas pendapat siswa, (3) menganalisis pandangan siswa, (4) meningkatkan kontribusi siswa, (5) mendistribusikan pandangan siswa, dan (6) menutup diskusi. Dalam penerapannya, guru harus memperhatikan hal-hal berikut: (1) harus ada kesamaan latar belakang pengetahuan di antara para anggota kelompok, (2) semua anggota diskusi kelompok harus mampu mengemukakan pendapatnya secara lisan, (3) topik yang dibahas harus bersifat terbuka untuk menampung banyak pendapat, (4) diskusi harus berlangsung dalam suasana keterbukaan, (5) pelaksanaan diskusi harus mengingat keunggulan dan kelemahan-kelemahannya, (6) diskusi memerlukan perencanaan dan persiapan yang matang, dan (7) guru harus mampu mencegah timbulnya hal-hal yang dapat menghambat jalannya diskusi

Sumber Buku Kemampuan Dasar Mengajar Karya Edi Soegito dan Yuliani Nurani

Hakikat Pengelolaan dan Penataan Kelas

Ketrampilan Membuka dan Menutup Pelajaran

Ketrampilan Menjelaskan dan Bertanya;

Penguatan, Variasi dan Ketrampilan Menjelaskan dalam Mengajar

Hakikat dan Teknik Bertanya dalam Mengajar.

Membuka dan Menutup Pelajaran Bukan Sekedar Mengabsen Siswa.

Hakikat Pengelolaan dan Penataan Kelas Interaksi Edukatif, Masalah Disiplin, Hukuman dan Motivasi »

 

BAB III

PENUTUP

 

  A.    Kesimpulan

Dalam pembelajaran kelompok kecil dan perorangan memberi kemungkinan terjadinya hubungan interpersonal yang sehat antara guru dengan siswa, terjadinya proses saling belajar antara siswa yang satu dengan lainnya, memudahkan guru dalam memantau pemerolehan belajar siswa, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, dapat menumbuhkembangkan semangat saling membantu, serta memungkinkan guru dapat mencurahkan perhatiannya pada cara belajar siswa tertentu sehingga dapat menemukan cara pendekatan belajar yang sesuai bagi siswa tersebut

  B.  Saran

Dari segala kekurangan dan kelemahan pada diri manusia yang di implementasikan dalam bentuk keihlafan kira perlunya di maklumi karena sesungguhnya manusia adalah sama demikian saya menginginkan saran baik dari bapak selaku pengampu mata kuliah yang bersifat membangun bagi saya.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: